TANAM ANGGUR DI POT

 TANAM ANGGUR DI POT ( Vitis Vinifera )

Anggur merupakan tanaman yang berasal dari Benua Eropa



Fakta unik dari tanaman anggur adalah masa hidupnya melebihi kayu jati (bisa lebih dari 100 tahun).

Memang jika Anda beruntung anggur hasil grafting usia 2 bulan saja bisa mengeluarkan buah

Anggur membutuhkan 3 sampai 4 bulan untuk mematangkan buah.

Pilihan terbaik adalah prioritaskan dulu pertumbuhan secara subur maka pohon anggur andapun akan lebih siap memberikan buahnya yang terbaik.





1. Langkah pertama, pilihlah bibit anggur yang sehat dan berkualitas

2. Tanaman anggur membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup. Setidaknya 6-8 jam per hari untuk mendapatkan hasil terbaik.

3.  sebaiknya tanaman anggur ditanam di tempat yang tidak terkena terpaan angin kencang karena itu akan merusak batang pohonnya.

4. Setelah itu, siapan tanah yang gembur, kaya nutrisi, dan memiliki drainase yang baik. Perlu diingat bahwa anggur tidak menyukai tanah yang terlalu lembab atau tergenang air.

 Tanaman anggur lebih menyukai tanah lempung, tetapi dapat bertahan hidup di tanah yang lebih padat selama drainase mengalir dengan baik. 

Usahakan supaya bagian paling bawah media tanamnya menggunakan pecahan bata merah. Jika tidak ada pecahan bata merah, maka bisa diganti dengan sejenis arang batok kelapa atau pun arang kayu

5. Penanaman bibit anggur sebaiknya dilakukan pada musim semi atau awal musim panas.

6. Setelah tanaman anggur mulai tumbuh dengan baik, dan daun-daunnya mulai lebat, lakukan pemangkasan. Pemangkasan daun anggur sangat diperlukan untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Pangkas daun serta ranting yang tidak perlu. Ini dilakukan untuk memaksimalkan sirkulasi udara pada pohon dan mendorong proses pembuahan lebih cepat.

7. Kutu daun, ulat, dan penyakit bulai adalah tiga hama yang sering dijumpai pada tanaman ini. Gunakan pestisida atau fungisida yang tepat untuk melindungi tanaman anggur.

salah satu hama yang sering menyerang adalah hama trip atau thrips, yang menyerap cairan pada permukaan daun sehingga menyebabkan daun jadi kering. 

hama trip cara untuk menghilangkannya adalah dengan menggunakan insektisida berbahan dasar abamektin dan juga abacel,

Merk fungisida terbaik perawatan anggur adalah yang berbahan aktif azoksistrobin dan difenokonazol. Salah satunya adalah Amistartop, memang agak mahal tapi harap beri tahu fungisida selevel amistartop di sini. Fungisida kedua bisa menggunakan Dithane atau Antracol. Pemakaiannya selang seling tiap minggu dengan merk pertama di atas.

8. panjang ruas> 12 cm : kelebihan gizi, panjang ruas< 5 cm, kurang gizi

9. Batang gepeng : kurang gizi; batang bulat : cukup gizi

10. fase vegetatif : pemupukan setiap 2 - 4 mgg sekali;pakai NPK 16-16-16

11. fase pembuahan/generatif : perlu phospat lebih banyak, 2-4 mgg sbl pembungaan;pakai pupuk kandang yang bagus

Adapun untuk pemupukan pembuahan Harus melihat kondisi tanaman terlebih dahulu. jika cabang tersier yang dibuat sudah sebesar pensil atau batangnya sudah coklat maka anggur sudah siap dibuahkan. Adapun jenis pupuk perangsang bunga yang digunakan adalah pupuk MKP atau pupuk KCL. aplikasinya ditabur atau dikocor sebulan sebelum pemangkasan pembuahan.

12. fase pembesaran buah hingga panen;perlu nitrogen & kalium dalam jumlah besar; pemupukan 2 -4 mgg sekali;N: 13% & K: 46%;pupuk KNO3

13. Tanaman Anggur merupakan salah satu tanaman yang mudah mengalami stres atau jenuh air

Maka dari itu lakukan penyiraman secukupnya saja sebanyak 3 kali setiap minggu. 

Penyiraman ini hanya dilakukan saat musim kemarau saja. Jika musim hujan datang, tidak perlu disiram tanaman anggur bisa stress kelebihan air.

Hujan  bukanlah hal yang baik untuk tanaman anggur. 

Tanaman ini menyukai musim panas, dan membutuhkan cahaya matahari sekitar 8-12 jam per hari. Kelembapan air hujan juga membawa penyakit dan jamur pada tanaman. Hal ini tentu saja dapat menghambat pertumbuhan dan pembentukan buah anggur.

Buatlah naungan atau atap transparan di atas tanaman anggur. Atap transparan akan melindungi anggur dari hujan secara langsung.

14. PH

 Usahakan agar pH media tanam tanaman anggur berada di kisaran 6-7.

Gunakan alat ukur pH untuk mengukurnya. 

Kalau pH media tanam anggur di bawah 5, maka diberi pupuk apa pun tidak akan menumbuhkan tanaman anggur

Media tanam yang porous itu tidak boleh basah, karena kondisi basah menyebabkan asamnya tinggi, membuat unsur-unsur hara di media tanam tidak mampu terserap tanaman anggur.

Taburkan kapur dolomit ke media tanam anggur.

15. Suhu

Anggur dapat tumbuh baik pada suhu 15-35°C.

16. Ketinggian

Anggur tumbuh baik hingga ketinggian 1.000 mdpl.

17. Buah atau tandan anggur umumnya hanya keluar dari cabang tersier, atau cabang ketiga. Jadi dari sejak awal tumbuh perlu pembentukan batang primer, cabang sekunder dan cabang tersier anggur

18. Pupuk

Jenis pupuk sama saja dengan tanaman lain bisa menggunakan pupuk NPK yang dilarutkan dan disiramkan setiap seminggu sekali. Dosisnya bisa menggunakan satu sendok makan dilarutkan dalam 5 liter air untuk usia anggur 2 bulanan. Pada bulan ketiga dan keempat bisa tambah dosis menjadi 2 sendok makan untuk 5 liter dan selanjutnya bisa gunakan 3 sendok makan untuk 5 liter air.

19. Doping

Agar tanaman anggur tumbuh subur dan cepat berbuah, Anda bisa memberikan doping berupa asam amino. Asam amino ini bisa diperoleh dari air cucian daging, air cucian ikan atau ada produk jadi seperti aminosan. Selengkapnya manfaat asam amino, cara membuatnya bisa dilihat pada manfaat asam amino di sini.

20. Tunas

 Memangkas tunas-tunas air sangat mempengaruhi pertumbuhan bibit. Setelah anda menanam anggur jupiter biasanya cabang atau tunas air akan tumbuh. Setelah memasuki usia berbuah sebaiknya tunas air tersebut dipangkas. Dengan begitu nutrisi yang diserap akan fokus pada cabang yang sudah siap menghasilkan buah. Bukannya malah menumbuhkan tunas air baru.

Masa pematangan buah anggur rata-rata adalah 120 hari setelah pemangkasan (HSP). Persiapan pembuahan 6 pekan sebelum memasuki bulan kering pertama. Teknik yang sering digunakan pehobi untuk pembuahan anggur di Indonesia adalah stres air, pupuk, pemberian air, dan pemangkasan (SPAP). Dengan teknik itu nutrisi menumpuk pada batang dan mata tunas (bud) untuk menjadi buah di pertumbuhan setelahnya. Namun SPAP tidak dapat menggantikan keseluruhan proses dormansi alami yang terjadi di habitat aslinya.

Percabangan potensial yang akan menghasilkan buah adalah percabangan berumur 3–6 bulan dengan ukuran minimal sebesar pencil, berkayu, dan pertumbuhan baik

Untuk mendapatkan cabang potensial itu pehobi perlu memangkas pada awal bulan kering. Sebelum itu perlu penggemburan media dan penambahan pupuk, yakni dua bulan sebelum pemangkasan.

Berikan 20 kg pupuk kandang per tanaman. Selain itu berikan pupuk dengan kandungan fosfat dan kalium yang tinggi seperti MKP atau campuran antara pupuk K dan P. Sepekan kemudian berikan 100 gram KNO3 putih. Ulangi pemberiannya setiap 10 hari sekali sampai masa stres air. Taburkan pupuk dengan jarak 30—60 cm dari pangkal batang utama.

Perlakuan selanjutnya adalah pemangkasan tunas air. Apa itu tunas air? Tunas air yaitu setiap tunas yang tumbuh lebih dulu di ketiak daun. Sebagaimana telah kita ketahui bahwa pada setiap ketiak daun anggur terdapat 2 tunas yang berdempetan, yaitu tunas air/tunas vegetatif dan tunas generatif/tunas bud (yang akan tumbuh menjadi bunga). Untuk membedakannya, tunas airlah yang tumbuh lebih dulu.

Dan setelah pemangkasan tunas air, pilihlah tunas bud yang paling besar lalu pangkas batang diatas tunas bud tersebut.

21. stress air

Selain pupuk kimia, pupuk organik buatan sendiri juga bisa menjadi pilihan. Contohnya campuran 100 g susu bubuk, 100 ml madu murni, 1 kuning telur, dan 1 liter air kelapa. Lalu campurkan 20 ml campuran pupuk organik ke 1 liter air. Semprotkan pupuk langsung ke daun dua pekan sekali saat persiapan pembuahan. Setelah itu lakukan stres air dengan cara tidak menyiram tanaman anggur selama 3—4 pekan.

Dampak stres air daun mengering dan tunas apikal berhenti tumbuh. Jika dalam masa stres air terjadi hujan lebat maka ulangi perlakuan dari awal. Dalam perlakuan stres air semprotkan juga pupuk kaya unsur fosfor dan kalium ke permukaan daun. Interval penyemprotam 2 pekan sekali selama perlakuan stres air. Setelah stres air selesai, berikan kembali 10 kg pupuk kandang, 2 kg dolomit, dan 100 gram pupuk KNO3 putih per tanaman.

Penyiraman

Selain itu lakukan juga penyiraman sampai tanah jenuh air. Jika menggunakan selang, maka siram selama 15–30 menit per tanaman. Penyiraman 3 kali sehari selama 5–7 hari. Untuk mengetahui batang siap pangkas, maka potong salah satu ujung ranting. Jika terdapat tetesan air maka batang siap pangkas. Pangkas ranting dengan menyisakan sekitar 2—3 mata tunas yang nantinya menjadi tempat munculnya percabangan baru dan menjadi bunga.

Untuk mempercepat pecah mata tunas oleskan dormex atau hormon untuk memecahkan masa dormansi mata tunas. Berikan pupuk KNO3 pada hari ke-0 (hari saat pemangkasan), hari ke-50, dan hari ke-75 setelah pemangkasan. Lakukan penyiraman sekali setiap hari pada masa pertumbuhan tunas baru. Setelah tunas tumbuh (bud break) maka lakukan penyemprotan fungisida dosis rendah.

Cara Menghasilkan Buah yang Besar

Untuk menghasilkan buah yang besar dan sempurna maka dibutuhkan perlakuan penjarangan buah. Lakukan penjarangan saat terbentuknya bunga sampai beberapa hari sebelum panen. Buang 25% bagian bawah bunga anggur saat sedang mekar sempurna dan lakukan kembali penjarangan setelah buah sebesar kacang kedelai. Buang 25% buah yang memiliki ukuran tidak seragam.

Semprot buah dengan larutan GA-3 (giberelin) 25 ppm untuk menghasilkan tandan buah panjang, bulir buah besar, dan lonjong. Pemberian pupuk dengan kandungan nitrogen rendah dilakukan untuk memacu pertumbuhan daun yang berpengaruh terhadap pembesaran buah. Hentikan pemberian pupuk nitrogen itu saat mulai terjadi proses pematangan buah. Penyiraman sekali setiap hari hingga 110 hari setelah pemangkasan, dan hentikan kurang lebih 10 hari sebelum panen.

20. Metode pangkas

Pemangkasan adalah salah satu teknik penanaman budi daya anggur yang paling penting

Pemangkasan tanaman anggur dibagi menjadi dua kategori utama: Pemangkasan Bentuk dan Pemangkasan Seimbang

-Metode pangkas spur anggur yaitu cabang primer dipotong dan dibagi 2 cabang sekunder, masing-masing satu meter; dari cabang sekunder dibiarkan tumbuh 5 sampai 6 tunas (tersier)yang nantinya akan menjadi spur. Si 5 / 6 tunas inilah nanti yang akan menjadi batang dan membawa  buah, dan batang ini bisa menjadi batang pembuahan abadi. Sebab setiap musim cabang ini akan membawa buah, nantinya dipotong disisakan 3~5 mata tunas. Sisa tunas ini akan tumbuh membawa buah pada musim berikutnya dan seterusnya.

-Sementara metode cane pruning cabang sekunder anggur tidak dibiarkan panjang, disisakan hanya sekitar sekepalan tangan; dari cabang ini akan muncul tunas tersier membawa buah anggur. Setiap musim atau setiap tahun cabang tersier dipotong, biasanya tanpa sisa dan diharapkan tunas baru muncul dari batang sekunder tadi.



21. Setelah pangkas

Adapun untuk perlakuan setelah pemangkasan ini atau setelah pemangkasan, pada saat inilah anda perlu memberikan pupuk perangsangan bunga dan buah. Jadi saat beres dipangkas diberi pupuk, gunakan pupuk MKP (Mono Kalium Posfat), atau pupuk yang mengandung kalium dan posfat. Kalau saya pakai MKP cap merah Pak Tani, bisa dicampur dengan boron atau kalsium setiap minggu 1 kali bisa dikocor ya sampai 4 minggu (lihat pupuk MKP vs KNO3). Nah nanti baru setelah tuna-tuna keluar dan membawa bunga membiarkan bunga tersebut menjadi butir-butir anggur dan setelah itu bisa Anda tambahkan pupuk KNO3, untuk merangsang pembesaran buah. Selengkapnya baca perawatan & pemupukan anggur setelah pangkas.

22. Dormex

Seorang petani berbagi tip unik tentang cara membuat pecah mata boot pada tunas anggur tanpa menggunakan Dormex, sebuah aplikasi kimia yang biasa digunakan dalam pertanian untuk merangsang pertumbuhan tunas pada tanaman anggur.

Proses dimulai dengan mencabut selaput yang ada di ujung tunas anggur, yang jika dibiarkan tidak akan membuat tunas pecah.

"Di ujung tunas, ada selaput yang perlu dicabut. Selaput ini seperti selaput perawan yang harus dibersihkan hingga hampir ke dasar tunasnya. Bulu-bulu halusnya juga harus dibersihkan

bagian yang telah dibersihkan akan memberikan ruang bagi tunas untuk tumbuh dengan baik. Namun, selaput yang terletak di bagian bawah masih dibiarkan agar daun yang ada di atasnya tetap dapat tumbuh dengan baik.

23. pembuahan

Agar tumbuhan anggur berhasil dengan baik lebih tepat pembuahan dilakukan saat umur tanaman satu tahun ke atas hal ini dimaksudkan agar pertumbuhan ranting, cabang, daun, dan akarnya tumbuh dengan sempurna, agar tumbuhan anggur lebih kuat dan memadai saat berbuah.
Untuk menghidari kerontokan pada bunga saat tanaman sudah mulai berbunga lebih baik dihindarkan dari terkena siraman hujan saat hujan turun. Jika tanaman anggur terkena air hujan yang lebat hal ini bisa berakibat terjadinya kerontokan pada buah yang masih kecil. Anda dapat memindahkan pot tanaman anggur tersebut ke tempat yang teduh saat turun hujan dan setelah hujan reda Anda bisa menempatkan kembali pot tersebut ke tempat semula atau tempat terbuka.

Comments