TEKNIK PEMANGKASAN POHON JERUK

 TEKNIK PEMANGKASAN POHON JERUK

Pemangkasan dilakukan agar cahaya matahari bisa masuk ke semua sela tanaman jeruk.

Prinsipnya pemangkasan dilakukan agar pertumbuhan tanaman focus pada satu cabang utama.jadi supaya cabang lainnya yang muncul perlu dipangkas agar tidak menyaingi cabang utama dalam mengkonsumsi nutrisi.

Cabang-cabang yang tumbuh rendah juga perlu dipotong, karena bisa mengganggu sirkulasi udara dan meningkatkan risiko serangan penyakit dari tanah.

Langkah pertama dalam pemangkasan pohon jeruk adalah menghilangkan cabang-cabang yang mati atau rusak.

Setelah itu, cabang-cabang yang tumbuh terlalu rapat atau saling bersinggungan juga harus dipangkas agar sinar matahari bisa masuk dengan maksimal ke seluruh bagian pohon.

Selain itu, pastikan untuk memangkas cabang yang tumbuh ke arah dalam pohon

Pemangkasan ini juga membantu mengurangi kelembapan yang berlebihan, yang bisa menjadi tempat berkembangnya jamur atau penyakit.

Pruning atau pemangkasan yang tepat pada pohon jeruk juga harus memperhatikan pucuk yang tumbuh terlalu panjang.

Hal ini karena pucuk yang berlebihan dapat mengganggu keseimbangan pohon dan mengalihkan energi yang seharusnya digunakan untuk menghasilkan buah.
Memangkas pucuk secara teratur membantu pohon tetap sehat dan menghasilkan buah dengan kualitas yang baik.

Pada beberapa jenis tanaman tertentu seperti jambu dan mangga, pemangkasan bentuk menggunakan formasi 1-3-9. 
1 batang utama yang di purining (pangkas), akan tumbuh menjadi beberapa cabang primer.
Dari beberapa cabang primer tersebut, akan dipilih 3 cabang dengan pertumbuhan paling baik dan seimbang dengan pertumbuhan yang proporsional.
Setelah beberapa hari 3 cabang primer tersebut akan dipangkas lagi agar mendapatkan 3 cabang sekunder dengan pertumbuhan terbaik, seimbang, dan proporsional
Pemangkasan disini dilakukan dengan sistem 1-3-9, dan ditambah 3 ranting tersier dari masing-masing ranting sekunder. Ranting primer diatur jaraknya, minimal 10 cm antar ranting. Ranting primer, sekunder, dan tersier dipangkas sekitar 30-40 cm dari pangkal ranting.
Karena pohon jeruk sensitif, pastikan alat pemangkasan yang digunakan tajam dan bersih
Pertama dan terpenting, pemangkasan besar-besaran tidak boleh dilakukan selama musim panas karena dapat menyebabkan cabang-cabang yang tidak tahan terhadap terik matahari terpapar sehingga dapat mati.

Dalam pemangkasan tanaman jeruk ini ada 4 jenis cabang yang harus dipangkas, yaitu cabang-cabang yang kering, cabang tua yang tidak produktif, sakit atau mati, cabang kecil atau cabang cacing, cabang yang mengarah ke dalam atau cabang balik atau silang dan cabang air atau cabang yang menjulur panjang.

PEMANGKASAN CABANG KERING

Lakukan pemangkasan cabang-cabang yang yang kering, cabang tua yang tidak produktif, sakit dan mati tanpa terkecuali. Pemangkasan ini penting untuk dilakukan karena cabang tua yang tidak produktif dan cabang sakit meskipun sudah tidak produktif atau berbuah namun keberadaannya tetap menyerap unsur hara dari tanaman. Dengan memangkasnya maka unsur hara atau nutrisi dapat lebih optimal untuk pertumbuhan serta produktivitas tanaman. Selain itu cabang tua, sakit atau kering keberadaannya sering menjadi tempat berkembangnya jamur patogen. Sehingga pemangkasan ini juga bisa menjadi salah satu tindakan pencegahan serangan penyakit pada tanaman jeruk.

PEMANGKASAN CABANG CACING

Cabang cacing atau cabang-cabang kecil pada tanaman jeruk juga perlu dipangkas karena bisa menjadi sarang hama dan penyakit. Selain itu keberadaannya juga turut menyerap unsur hara yang sedianya untuk pertumbuhan, pembungaan serat pembuahan tanaman.

PEMANGKASAN CABANG BALIK

Pemangkasan pada cabang yang tumbuhnya mengarah ke dalam tajuk tanaman atau cabang balik atau cabang silang juga penting untuk dilakukan. Cabang balik ini berada di dalam tajuk tanaman dan tidak akan berbuah, dan meskipun berbuah buahnya kecil dan tidak bisa besar serta tidak bagus kualitasnya. Selain itu keberadaannya juga turut menyerap unsur hara dan menjadi sarang hama dan penyakit.

Keberadaan cabang balik dan cabang cacing jug menghambat sinar matahari untuk sampai di seluruh bagian tanaman, menghambat sirkulasi udara serta menghambat atau menghalangi saat penyemprotan pestisida.

PEMANGKASAN CABANG AIR

Selanjutnya cabang air atau cabang yang menjulur panjang juga perlu dilakukan pemangkasan, karena jika cabang yang menjulur panjang itu tidak dilakukan pemotongan maka akan semakin memanjang dan hanya terdiri dari satu cabang saja dan akan melandai ke bawah dan akhirnya jika berbuah tentu akan membutuhkan banyak penyangga. Cabang air atau cabang yang menjulur panjang akan jelas terlihat dari pertumbuhannya yang lebih dominan dari cabang yang di sampingnya. Dan jika dibiarkan tumbuh maka cabang-cabang yang disampingnya akan kalah dan terhambat pertumbuhannya.

Dan setelah dipangkas maka nantinya akan tumbuh tunas-tunas baru yang bisa dipelihara sebagai cabang produksi yang nantinya dapat menghasilkan buah yang lebih banyak dan lebih besar.

Nah, dari pemangkasan sebagaimana tersebut diatas maka manfaatnya adalah tanaman menjadi sehat, terhindar dari hama penyakit karena tajuk tanaman tidak terlalu lebat dan sinar matahari dan sirkulasi udara dapat leluasa pada tajuk tanaman. Selain itu tanaman juga dapat tumbuh dan berbuah dengan optimal karena nutrisi terfokus pada pertumbuhan cabang produktif dan pembuahan, tidak banyak terbuang atau diserap oleh cabang-cabang yang tidak produktif.

Comments

Popular posts from this blog

NPK UNTUK ANGGUR

TANAM JERUK DI POT