CARA PEMBIAKAN IKAN KOI
CARA PEMBIAKAN IKAN KOI
1. Memilih Ikan Koi untuk Dibiakkan
Pilihlah ikan berusia minimal 3 tahun.
2. Carilah setidaknya ada 1 jantan dan 1 betina untuk diletakkan di kolam pembiakan.
- Sangat mudah mengenali ikan jantan selama proses pembiakan karena ia akan mengejar ikan betina di kolam.
- Anda boleh memasukkan beberapa ikan koi jantan di kolam yang sama.
3. Menciptakan Kondisi Ideal untuk Membiakkan Ikan Koi
Ikan koi biasanya kawin saat udara terasa hangat dan temperatur air sudah naik. Sangat penting untuk menyiapkan diri karena koi dapat memproduksi hingga 1 juta telur.
4. Letakkan selembar fry mat di dalam kolam.
Benda ini adalah karpet lengket yang dapat digunakan koi untuk bertelur. Jika ikan koi tidak bisa menemukan tempat bertelur, ia mungkin tidak mau kawin. Letakkan karpet di area yang mudah terlihat di dasar kolam.
- Belilah fry mat dari toko hewan peliharaan atau toko ikan hias
5. Biarkan koi kawin.
Proses ini dapat berlangsung dengan cepat atau membutuhkan waktu selama beberapa minggu. Jangan takut jika ikan tidak tampak tertarik satu sama lain. Badai, cahaya bulan, atau perubahan temperatur air dapat membantu mendorong ikan untuk kawin. Jadi, bersabarlah dan biarkan alam bekerja dengan sendirinya.
- Setelah ikan koi kawin, Anda akan melihat busa muncul di permukaan air dan telur-telurnya terlihat di atas fry mat.
6. Carilah busa atau buih di permukaan udara.
Hal ini menandakan bahwa telur ikan sudah dikeluarkan oleh ikan betina. Telur ini akan dibuahi oleh ikan jantan sehingga siap berubah menjadi bibit ikan.
Telur-telur tersebut akan menetas dalam waktu 4 hari.
Jika Anda membiakkan ikan koi demi keuntungan, keluarkan induk ikan dari kolam setelah melihat keberadaan telur atau buih di permukaan udara.
Comments
Post a Comment