PRUNING UNTUK BERBUAH
PRUNING UNTUK BERBUAH
1. Pemangkasan Bentuk
Proses pemangkasan bentuk dilakukan saat tanaman masih muda dan batangnya tumbuh dengan ketinggian 160 sampai 225 cm. Pemangkasan bentuk ini dilakukan pada batang pokok dengan ketinggian 150 hingga 175 cm dari permukaan tanah.
Sisakan ranting yang dipangkas sepanjang 30 sampai 40 cm atau sekitar 2/3 panjang ranting. Waktu yang tepat untuk memangkas bentuk yaitu saat musim hujan. Pemangkasan ini dilakukan sebanyak tiga kali. Pada saat pemangkasan yang ketiga, sisakan 2 ranting agar bisa terus tumbuh.
Pemangkasan bentuk bertujuan untuk mempertahankan tinggi tanaman. Dalam pelaksanaannya bisa dilakukan kembali setelah waktu panen selesai, khususnya untuk penanaman yang menerapkan jarak tanam
2. Pemangkasan Pemeliharaan
Pemangkasan pemeliharaan dapat dilakukan terhadap tanaman kelengkeng usia produktif dengan rentang umur sekitar 2-3 tahun. Pemangkasan ini dilakukan pada tanaman yang belum berbuah dan biasa dilakukan pada awal musim hujan. Dua minggu sebelum pemangkasan, perlu melakukan pemupukan supaya pertumbuhan pohon kelengkeng optimal.
Cara pemangkasan pohon kelengkeng agar cepat berbuah yakni dengan memotong cabang air yang tumbuh liar. Pemangkasan juga perlu dilakukan pada dahan dan ranting yang terlalu rapat, bersilangan, ataupun tersembunyi dan terlindung. Pangkas juga cabang atau ranting yang tumbuh membelok ke arah dalam dan tumbuh ke bawah.
Lakukan pula pemangkasan terhadap tajuk bagian atas dengan posisi mundur satu ruas dari ujung ranting supaya ketinggian optimal tanaman (3-3,5 m) tetap bisa dipertahankan. Hal ini juga berguna untuk tetap mengoptimalkan penerimaan sinar matahari.
Comments
Post a Comment